by

JQH MWC NU PUNCU Luruskan Sanad Keilmuan

NUkabkediri.or.id- Jamiyyatul Qurro Wal Huffadz(JQH) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama(MWC NU) PUNCU adakan pelantikan di Masjid Sidorejo Asmorobangun Puncu pukul 09.00WIB Rabu. 5 Januari 2022.

 

Pelantikan berjalan lancar dan khidmad. Dalam sambutannya ketua JQH MWC Puncu ustadz Hasanudin mengatakan akan mengkoordinir serta menyatukan Hafidz Hafidhoh bersanad sampai Rosulullah dg ahli sunnah annahdiyah. “Sanat ilmu Al-Qur’an harus diluruskan”tuturnnya

 

Acara tersebut dihadiri oleh warga Nahdiyin dan pengurus MWC NU Puncu serta Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Puncu.

 

Prosesi acara dimulai dari tahlil untuk muassis NU serta para arwah warga. Dilanjutkan dengan santunan yatim piatu oleh LAZISNU dan dilanjutkan dengan Pelantikan Pengurus JQH MWC NU PUNCU oleh PC NU Kabupaten Kediri.

 

Sementara sambutan KH Ali Marzuki sebagai ketua Tanfidziyah MWC NU Puncu mengatakan dengan dilantiknya JQH MWC NU Puncu merupakan salah satu benteng dari radikalisme yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI) . “JQH benteng radikalisme di NKRI”ungkapnya

 

Dilanjutkan dengan sambutan Ketua Syuriah MWC NU Puncu sekaligus pengasuh PP Al Miftah Biro K M Badrul Munir belianya mengatakan bahwa kekompakan JQH NU MWC Puncu jangan sampai lemah dan dimanfaatkan oleh oknum yang mengatasnamakan agama atau atas nama ngaji Qur an. “Minhum ingin merusak Sanad Ahli sunnah wal jamaah”tegasnya

 

Sebagai penutup mauidzoh Hasanah sekaligus doa oleh K Widada Hamid Pengasuh PPTQ Al Makruf Jurang Uluh yang berpesan kalau memondokan anak itu kita harus teliti dan jeli terkait apakah pondok tersebut mempunyai sanad sampai Rosululloh atau tidak. “BerNahdiyah atau tidak”pesanya

 

Ia menyarankan untuk mencari IInformasi tersebut ke MWC NU Puncu dan jangan sampai salah memondokkan anak karena tergiur promosi-promosi yang ternyata menyesatkan dan tidak bernahdiyah “Semoga bermanfaat dan kita selalu diakaui sebagai santri mbah Hasyim Asyari”pungkasnya. (dul)

 

Penulis : Abdullah

Editor : Imam Mubarok

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Umpan Berita