by

NU Care-LAZISNU UPZIS Kecamatan Pagu Gelar Rangkaian HSN 2021 dan Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW.

Nukabkediri.or.id – NU Care-LAZISNU UPZIS Kecamatan Pagu menggelar rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) dan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Kegiatan dilaksanakan  di kantor sekretariat NU Care-LAZISNU UPZIS Kecamatan Pagu, Dusun Ngatup Desa Kambingan Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri Ahad, 24 Oktober 2021.

 

Gairah HSN 2021 di tengah situasi pandemi yang belum benar-benar usai, tidak menghalangi semangat dari NU Care-LAZISNU UPZIS Kecamatan Pagu dalam berbakti kepada ummat. Hal ini terwujud dengan menyelenggarakan beberapa acara kegiatan sosial, seperti khitanan massal, donor darah, pengobtan gratis, santunan yatim dan dhuafa.

 

 

Untuk menentukan sasaran kegiatan sosial tersebut, maka data akurat dari peserta harus juga terpenuhi.

 

Oleh karena itu NU Care-LAZISNU Kecamatan Pagu turut menggandeng beberapa unsur di MWC NU Kecamatan Pagu, antara lain dari Lembaga NU yang berkompeten seperti LKNU, LKKNU, dan beberapa Banom NU diantaranya GP Ansor, IPNU-IPPNU, Muslimat NU, Fatayat NU.

 

 

Dalam acara ini sendiri, panitia juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti mewajibkan peserta dan seluruh yang hadir harus memakai masker, melewati cek suhu badan, tes saturasi oksigen, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak. Selain itu pihak panitia menyediakan masker gratis, hand sanitizer, kran cuci tangan beserta sabun.

 

 

Ali Romadlon selaku ketua NU Care-LAZISNU UPZIS Kecamatan Pagu mengungkapkan bahwa acara semacam ini sebenarnya rutin diadakan setiap bulan sekali.

 

“Kebetulan bertepatan dengan momentum HSN dan jatuh pada bulan Maulud, maka hanya mengganti branding judul tema acara saja. dan juga menambah jumlah peserta dan bingkisan menjadi tiga kali lebih besar daripada biasanya.”terangnya

 

 

Sasaran kegiatan ini diperuntukkan bagi semua warga pagu yang kurang mampu, khususnya kepada warga NU. “seperti santunan yatim dan dhuafa’ dengan menyatuni 70 peserta. Semua peserta kita ambil dari berbagai ranting di Kecamatan Pagu. Setiap paket bingkisan pada santunan ini senilai 100.000 rupiah.” lanjut Ali Romadlon.

 

Sementara itu, salah seorang peserta  santunan ini yang bernama Dewi Nur Habibah menyambut positif dan mengapresiasi acara santunan ini. Baginya acara ini adalah kegiatan mulia yang meringankan beratnya beban hidup, apalagi di masa pandemi ini. dia berharap ke depannya LAZISNU terus istiqomah melayani ummat.

 

Selain santunan , LAZIZNU juga bekerjasama dengan PMI Kabupaten Kediri untuk melakukan  donor darah . Pesertanya juga luar biasa yakni  52 pendonor. Hasil donasi darah ini langsung disumbangkan lewat PMI Kabupaten Kediri.

 

 

 

“Karena biar bagaimanapun NU, dalam hal ini adalah Lazisnu harus hadir dalam setiap dinamika problem keummatan dan kebangsaan. baik itu soal kemiskinan, kesehatan, pendidikan. Yang jelas bisa membawa kemanfaatan bagi ummat.”ungkapnya

 

Kegiaan sosial lainnya yakni khitanan massal tidak kalah antusias diri lainnya, sebanyak 26 anak  mengikuti acara ini. Peserta khitanan massal ini diambil dari masing-masing Ranting NU di MWC NU Kecamatan Pagu. “Kualifikasi peserta adalah mereka yang berasal dari kalangan Warga yang kurang mampu dan juga anak yatim.” Kata Alfin Nur Chasan selaku ketua panitia acara yang juga sebagai Sekretaris NU

 

Antusiasme pada acara khitanan massal ini tampak terlihat pada gairah peserta yang ceria dan gembira menyambutnya, karena metode cara mengkhitan sangat modern dengan tidak membuat peserta sakit pada saat dikhitan.

 

Selain dikhitan, peserta juga mendapatkan bingkisan yang bernilai 500.000 rupiah, adapun bingkisan tersebut berupa sarung, kopiah, baju koko, dan uang saku.

 

Mustaqim, orang tua peserta khitan mengungkapkan terimakasih dan kegembiraannya karena bisa mengkhitankan anaknya.

 

“Senang sekali mas bisa mengkhitankan anak saya, karena saya juga tidak menyangka. Syukur Alhamdulillah dan terimakasih saya pada Lazisnu, Lazisnu yang memberi kejutan yang tidak disangka-sangka.”imbuhnya

 

 

Tim pengkhitan sebanyak 5 orang yang diketuai Khaerotib ini memulai acara pada pukul 08.00 yang selesai pukul 14.00 WIB. Juga turut mengapresiasi acara sosial semacam ini, karena dengan adanya khitanan massal yang bersifat sosial, dirinya dan timnya juga bisa mendermakan ilmu dan keahliannya kepada mereka yang membutuhkan. “senang sekali mas, karena bisa menjadi tabungan jariyah kami.” terangnya sambil tersenyum lega.

 

 

Di lain ruangan, juga diadakan pengobatan gratis pada warga, meliputi cek tekanan darah, cek gula darah, cek asam urat, dan bekam. “Pengobatan gratis dan rangkaian bhakti sosial keseluruhan pada momentum ini adalah bentuk kepedulian NU kepada masyarakat, sekaligus untuk menjawab pandangan umum bahwa selama ini NU hanya meminta sumbangan dari pihak non NU. Tetapi dengan program tersebut, NU terbukti mampu memberi secara mandiri yang berasal dari dana kemandirian ummat.” Pungkas Ali Romadlon. (Genk)

 

Editor : Imam Mubarok

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Umpan Berita