Peresmian Tugu Pertama Pagar Nusa di Ngadiluwih Pantik Semangat Pendekar NU

Nukabkediri.or.id, Pengurus Anak Cabang Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPSNU) Ngadiluwih resmikan tugu perdana Pagar Nusa di Desa Pagak pada Minggu, 21 Maret 2021.

 

Ketua PAC PN Ngadiluwih berharap berharap adanya monumen pertama yg berdiri di Ngadiluwih ini dapat meningkatkan kegigihan dalam latihan para pendekar Pagar Nusa. Langkah ini sekaligus memperkenal serta mendekatkan faham Ahlus Sunnah Wal Jama’ah kepada berbagai elemen pemuda di wilayah Ngadiluwih.

 

“Bisa memantik dan menambah semangat pendekar pagar nusa” ungkap M. Ade Fahreza Nazarudin selaku ketua PAC Pagarnusa Ngadiluwih

 

Ditambakan, sarena posisi pagar nusa berkaitan pengkaderan atau perekrutannya sedikit lebih luas cakupannya, “”Kami berharap semoga pembangunan monumen pertama ini. bisa segera menular ke setiap ranting yg ada di Ngadiluwih. InsyaAllah ini adalah salah satu program dari pengurus PAC Ngadiluwih saat ini” Imbuhnya.

 

Bagi seseorang yang memiliki latar belakang organisasi silat, monumen atau tugu adalah sebuah bentuk kebanggan dan kesuksesan mereka dalam memperjuangkan organisasi.

“Monumen akan didirikan kalo anggota mereka dirasa sudah banyak/basis,” tandasnya.

 

Khairul Anwar , Ketua MWCNU Ngadiluwih sangat bersyukur kepada Allah atas selesainya bangunan tugu monumen Pagar Nusa ranting Pagak Desa Banggle Kec. Ngadiluwih, atas biaya mandiri dari anggota Pagar Nusa ranting Pagak, dengan total biaya kurang lebih Rp.15.000.000.

 

“Semoga benar-benar sebagai tanda bukti kebesaran Pagar Nusa ranting Pagak Desa Banggle khususnya, umumnya di wilayah Kec. Ngadiluwih.” Puja Khairul Anwar selaku ketua MWCNU Ngadiluwih

 

Ranting Pagar Nusa Pagak adalah ranting Pagar Nusa yang pertama di Ngadiluwih. Dan sekarang di wilayah PAC Pagar Nusa Ngadiluwih sudah berdiri 19 ranting Pagar Nusa dengan jumlah anggota kurang lebih 1200 orang, minus  satu desa Mangunrejo yang belum berdiri.

 

“Semoga dengan diresmikannya tugu monumen Pagar Nusa ranting Pagak ini menambah semangat tumbuh subur dan berkembangnya,” tambahnya.

 

Warga Pagar Nusa yang memiliki tugas dan tujuannya mempelajari, mengembangkan, melestarikan, mengamalkan olahraga beladiri pencak silat baik olah fisik, mental, pendidikan, pelatihan, beladiri, pengamanan yang berlandasan Aswaja

 

Sebagai meneruskan perjuangan para ulama’ di masa-masa, di waktu yang akan datang. Oleh karena itu, semua anggota Pagar Nusa wajib dan harus mengikuti jenjang pengkaderan yang dilaksanakan oleh NU seperti PKPNU, MKNU, PKMNU

“Agar anggota Pagar Nusa nantinya benar-benar menjadi kader NU yang tangguh, kuat, handal, militan dan berakhlakul karimah dan tawadlu’, sederhana, tidak sombong dan tidak takabur sebagaimana kalimat yang tertulis pada lambang Pagar Nusa.

لاغالب الا بالله Yang artinya “tidak ada kemenangan kecuali dengan pertolongan Allah SWT. (dul)

 

Penulis : Abdullah M

Editor : Imam Mubarok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 comments

  1. Mugi-mugi desa Mangunrejo segera berdiri ranting PN supaya lengkap dan semakin mengukuhkan Ngadiluwih sebagai basis. Aamiin…