Pengurus Ranting IPNU-IPPNU Purwodadi Kras Tanamkan Aswaja Melalui MAKESTA

nukabkediri.or.id – Di masa pandemi, Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Purwodadi Kecamatan Kras tetap mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) yang dilaksanakan pada Kamis 11 Maret 2021 hingga Jumat 12 Maret 2021.

 

Kegiatan tersebut bertempat di LPS Barokah At-Tahdzib Desa Purwodadi , Kecamatan Kras. Kegiatan dibuka ditandai  penyematan tanda peserta oleh Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Purwodadi, yakni ,  Ida Lutfiyah.

 

Ikbal  Salsa Al-Kafid selalu panitia pelaksana menyampaikan  bahwa kegiatan ini diikuti oleh 57 peserta. Dengan rincian IPNU 24 peserta dan IPPNU 33 peserta.

 

Uniknya kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anggota internal ranting saja, tapi dari ranting lain seperti Rejomulyo, Kanigoro dan bahkan sampai ranting di Kecamatan Kandat pun mendelegasikan beberapa ikut serta dalam kegiatan pengkaderan ini.

 

“Terima kasih saya ucapkan kepada para peserta yang begitu semangat luar biasa. Dalam MAKESTA kali ini kami mengangkat tema berbeda, yakni Membangun Generasi Muda Yang Berakhlak Ahlussunnah Wal Jamaa’ah (ASWAJA),” kata Ikbal  Salsa Al-Kafid , selalu panitia pelaksana.

 

Materi yang disampaikan dalam kegiatan masih sama seperti MAKESTA sebelumya . Hanya saja sedikit ada perubahan terkait konsep dan jadwal acara, terlebih sekarang adalah masa pandemi. Jadi peserta dan panitia wajib untuk mematuhi protokol kesehatan.

 

Meski sudah menerapakan protokol kesehatan, panitia dalam kegiatan ini juga tetap koordinasi dan ijin dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, Pengurus  NU, dan tokoh masyarakat.

 

 

Sementara itu Ketua LPS Barokah At-Tahdzib, Ustdaz Abdulloh Hadlirin dalam sambutannya berpesan kepada panitia dan pengurus IPNU-IPPNU agar selalu mengawal para kader setelah mengikuti MAKESTA ini.

 

“Setelah MAKESTA ini, saya berharap para kader dikawal dengan baik dan terkordinir, jangan sampai ada yang salah jalan”, ujarnya.

 

Ustdaz Abdulloh Hadlirin juga menambahkan setelah acara ini selesai, ada follow up atau rencana tindak lanjut (RTL)  yang baik misalnya dengan mengadakan kegiatan seperti outbound agar rasa persaudaraan dari para kader semakin dekat. (nda)

 

Penulis : Muhamad Ro’uf Firnanda

Editor : Imam Mubarok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *