Tak Ingin Ada Korban Lagi , Banser Grogol Tambali Aspal Berlubang

nukabkediri.or.id – Malam terasa dingin setelah seharian diguyur hujan. Tepatnya menjelang isya’ sejumlah  pemuda berseragam Banser menyusuri jalan aspal yang menghubungkan antar desa di wilayah Kecamatan Grogol,  Jumat  (05/02).

 

Mereka adalah para pemuda yang tergabung dalam Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri.

 

Dengan berbekal semen, batu koral, pasir dan air dalam drum serta peralatan tukang seperti cangkul dan sekop yang mereka letakan diatas kendaraan pikap. Mereka menyusuri jalan di sepanjang wilayah Kecamatan Grogol.

 

Jalan  penghubung antar desa yang rusak berlubang adalah sasaran pemuda berseragam Banser tersebut. Mereka perbaiki dengan cara menambal aspal menggunakan cor batu dan semen.

 

Kendaran pikap yang mereka tumpangi langsung berhenti begitu menemui jalan aspal berlubang, dengan cekatan mereka menurunkan batu pasir dan semen di dekat jalan berlubang.

 

Setelah bahan cor semen teraduk rata dengan air, mereka kemudian menuangkan adonan cor dengan cangkul dan sekop.

 

Gerakan menambal aspal rusak ini bukan tanpa sebab, tetapi hal ini mereka yang tergabung di Ansor dan Banser kecamatan Grogol,  telah banyak  mengakibatkan kecelakaan di jalan wilayah Desa Sonorejo yang menghubungkan Desa Gambyok dan Desa Sendang.

 

“Tiga hari sebelumnya telah terjadi kecelakaan akibat kendaraan bermotor terperosok aspal yang berlubang. kami tidak ingin ada korban lagi karena jalan rusak berlubang ini”, kata Irwan Ruba’i ketua PAC Ansor Kecamatan Grogol kepada tim nukabkediri.or.id menjelaskan kronologi kegiatan tambal aspal.

 

Irwan dengan sedikit menghela nafasnya mengungkan, bahwa masih teringat dibenak para anak-anak Ansor dan Banser peristiwa beberapa tahun lalu ada sahabat Ansor bernama Azhar yang merupakan pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Kediri meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal yang disebabkan terperosok dalam lubang aspal yang rusak di daerah Plosoklaten.

 

 

“Tidak boleh ada korban lagi, makanya kami bergerak melakukkan perbaikan jalan dengan kemampuan seadanya, kami menargetkan seluruh jalan yang menghubungkan antar desa sekecamatan Grogol akan kami tambal”,ungkap Irwan dengan tegas.

 

 

Keterbatasan perbekalan material tidak membuat anak-anak Banser Grogol menyerah begitu saja, mereka rela patungan untuk bisa membeli bahan-bahan untuk memperbaiki.

 

“Ini sudah berjalan beberapa kali, sampai kami kehabisan batu koral, semen dan pasir masih banyak, kami akan bergerak lagi kalau sudah mendapatan batu koral lagi, mungkin kalau ada saudara-saudara yang ingin ikut urun membelikan batu koral kami juga terbuka”, pungkas Irwan. (***)

 

Penulis : Hartono

Editor   : Imam Mubarok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *