by

GP Ansor , MATAN – PMII Gelar Doa Virtual untuk Bangsa dan Khodimin Nahdlatul Ulama’ Kediri Raya

Nukabkediri.or.id Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda PC GP Ansor Kota dan kabupaten Kediri solid mengadakan kegiatan doa bersama  virtual di Zoom Meeting pada Sabtu, 31/07/2021

 

Kegiatan yang bertema “Doa Virtual untuk bangsa dan khodimin Nahdlatul Ulama’ Kediri Raya”  ini juga di ikuti oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII dan Mahasiswa Toriqoh An-Nahdliyah MATAN kediri

Gus Izul selaku ketua Ansor Kota Kediri mengingatkan akan kelemahan manusia sebagai hamba sang maha kuasa. Dengan begitu perlu intropeksi untuk berihtiar agar menaga keselamatan bersama.

 

“Berdoa bentuk kelemahan kita, Selain berdoa kita juga dengan ihtiar” ujar Izzul Maula Diyaulloh selaku Ketua Ansor Kota Kediri

 

Sambutan selanjutnya adalah ketua Ansor Kabupaten kediri Rizmi Haitami , Rismi  menegaskan jika acara ini wujud keperdulian kita terhadap bangsa kita. Karena covit selain merugikan dalam aspek kesehatan juga merugikan ekonomi dan keagamaan. Mari kita berdoa kepada Allah agar corona segera berakhir agar dapat kembali beraktrifitas seperti biasa

 

Pandemi bukan saja tanggung jawab pemerintah saja, namun juga masyarakat. Maka wajib hukumnya untuk kita berkontribusi agar pandemic tidak menyebar, minimal dengan menjaga kesehatan kita masing-masing.

 

“Dibulan ini akan memasuki agustus bagaimana kita bisa melawan covid 19, minimal membantu saudara, tetangga dan masyarakat kita.” Ungkap Gus Rizmi Haitami Azizi selaku Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kediri

 

Acara selanjutnya yaitu mauidoh hasanah yang di berikan oleh Dr KH Reza Ahmad Zahid . Kiai Reza menuturkan jika dengan istighfar Allah akan memberikan kecukupan dan juga akan  memeberikan pertolongan dengan cara kita istighotsah

 

“Marilah kita mengilangkan bala’ dengan cara berdoa” ujar Dr KH Reza Ahmad Zahid

 

Gus Reza sapaanya menceritakan jika Allah sangat menyayangi dan  mencintai hambanya khususnya umat Rosululloh namun ada syaratnya yaitu dengan cara merendahkan diri dan meningkatkan keimanan.

 

“Kita beristighfar dengan mensifati kekuatanNya,  kita sebagai manusia yang dhoif dan lemah maka diharapkan Allah akan memberikan yang kita harapkan” lanjutnya.

 

Mauidoh hasanah terakhir dipimpin oleh Gus Kautsar dengan memberikan pesan yang di kutip Syech Ja’far jika semua umat manusia akan diberikan cobaan oleh.

“Musibah bisa mengenai siapa saja baik yang mukmin maupun tidak. Namun umat beriman setiap nafasnya merupakan pahala, ” tegas Gus Kautasr  yang memiliki nama lengkap KH Abdurahman Al-Kautsar

 

Ditambahkan , menurut data yang paling banyak korban setelah tenaga kesehatan yaitu masayikh dan guru ngaji. Kedepan kita berusaha keras juga kepada pemuda-pemuda untuk menjaga kesehatan sebagai generasi penerus ulama.

 

 

Berharap kepada ansor untuk menjaga kesehatan, karena ada maqolah mengatakan jika tidak mungkin generasi selanjutnya akan lebih baik. Seperti kita sudah kehilangan generasi kiai sebagai penggerak yaitu sosok ulama khos.

 

“Fenomena sekarang banyak kiai yang keluar dari dari apa yang diucapkan  tidak ada power yang membuat respek dari pihak lain.” Pungkasnya. (dul)

 

Penulis : Abdullah

Editor : Imam Mubarok

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Umpan Berita