by

Ngaji Matan Abi Syuja’ (Matn al Ghoyah wa at Taqrib) 46

قال المؤلف رحمه الله:
وثلاثُ نوافِلَ مؤكداتٌ صلاةُ الليل وصلاةُ الضحى وصلاةُ التراويح.
“Tiga shalat sunnah yang muakkad (yang tidak mengikuti shalat fardlu), adalah shalat malam, shalat Dhuha dan shalat Tarawih”

Penjelasan
✅ Shalat sunnah muakkad yang tidak mengikuti shalat fardlu itu ada tiga adalah:
1⃣ Shalat malam
👆Maksud dari shalat malam adalah shalat sunnah di malam hari setelah melaksanakan shalat Isya’.
👆Meskipun dilakukan sebelum tidur. Jika dilakukan setelah tidur disebut tahajjud.
👆Shalat malam bisa dilaksanakan di awal malam atau di akhir malam, tetapi yang lebih utama dilakukan di akhir malam.
👆Orang yang mengetahui bahwa dirinya jika tidur maka tidak akan bisa bangun kecuali setelah datang waktu Shubuh hendaknya dia shalat malam sebelum tidur.
♦️Shalat malam dilaksanakan dua rekaat-dua rekaat, berdasarkan hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam:
صلاةُ الليلِ مثنى مثنى فإذا خشِىَ أحدُكم الفجرَ فليوتر بواحدة
“Shalat malam itu dua rekaat dua rekaat, apabila salah seorang kalian khawatir Shubuh maka hendaknya dia shalat witir dengan satu rekaat”

2⃣ Shalat Dhuha
👆Shalat Dhuha, waktunya mulai setelah naiknya matahari seukuran tombak sampai istiwa’ (ketika matahari di tengah langit)
👆Yaitu sekitar 20 menit setelah terbitnya matahari
👆Shalat Dhuha minimal dua rekaat, yang paling utama empat rekaat, dan yang lebih utama lagi dilakukan sebanyak delapan rekaat.
👆Disunnahkan membaca salam setiap dua rekaat
👆Panjangnya tombak Arab itu tujuh hasta

Bersambung
والله أعلم بالصواب
#DAKWAHLDNUKABKEDIRI
Https://t.me/KitabMatanAbuSyuja

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Umpan Berita