by

Ngaji Matan Abi Syuja’ (Matn al Ghoyah wa at Taqrib) 59

قال المؤلف رحمه الله
والتوجه والاستعاذة.والجهرُ فى موضعه والإسرارُ فى موضعه
“Dan membaca tawajjuh dan isti’adzah, mengeraskan bacaan pada tempatnya dan melirihkan bacaan pada tempatnya”

Penjelasan
3⃣ Membaca tawajjuh
☝️Bacaann tawajjuh adalah:
وجهت وجهى للذى فطر السموات والأرضَ حنيفاً مسلماً وما أنا من المشركين إن صلاتى ونسكى ومَحياى ومماتى لله رب العالمين لا شريك له وبذلك أمرت وأنا من المسلمين
☝️Tawajjuh ini dibaca setelah takbir dan sebelum isti’adzah
4⃣ Membaca isti’adzah
☝️Isti’adzah dibaca setelah membaca tawajjuh
☝️Isti’adzah dibaca dengan suara lirih, meskipun dalam shalat jahriyyah
☝️Bacaan Isti’adzah yang afdlol adalah:
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
☝️Isti’adzah ini dibaca pada setiap rekaat, tetapi yang dibaca pada rekaat pertama itu lebih utama.
5⃣ Mengeraskan suara bacaan pada tempatnya dan melirihkan bacaan pada tempatnya.
☝️Disunnahkan bagi orang yang shalat selain makmum untuk mengeraskan bacaannya pada (1) shalat shubuh (2) dua rekaat awal dari shalat maghrib dan Isya’, (3) dua rekaat shalat hari raya (4) dua rekaat shalat khusuf (gerhana bulan) (5) shalat witir dan (6) dalam shalat jum’at bagi imam, sedangkan bagi makmum disunnahkan untuk melirihkan suara bacaannya.
♦️Disunnahkan melirihkan bacaan pada shalat rawatib pada shalat dhuhur dan ashar dan pada shalat sunnah mutlak yang dilakukan pada siang hari.
♦️Dalam shalat istisqa disunnahkan untuk mengeraskan suara bacaan.
♦️Tidak cukup sekedar menggerakkan lisan, tetapi harus memperdengarkan dirinya sendiri

والله اعلم بالصواب
#DAKWAH LDNU KAB KEDIRI
t.me/KitabMatanAbuSyuja
t.me/ldnupckediri

Umpan Berita